Penasaran (5)

Kamu,

Apa kabar???

Jarak diantara kita sudah begitu jauh. Dan hingga tulisan ini kubuat, aku belum juga mengetahui bagaimana kabar kamu sekarang. Ya, bagaimana mungkin aku bisa tahu kabar tentang kamu, jika kontak kamu saja juga ikut menghilang??

Kamu masih ingat aku, kan?

Atau, kamu sudah lupa?

By the way, aku cuma mau bilang, bahwa aku masih sangat marah dan masih sangat kecewa, saat kau menanggapi dengan dingin 23 pesan yang aku kirim ke kamu waktu itu. Kau tahu, tidak gampang merangkai kata sepanjang itu. Menyusun kalimat satu demi satu dari semua hal yang pernah terjadi diantara kita, menjelaskan dengan sejelas-jelasnya bahkan hingga ke detail yang paling kecil sekalipun.

Pesan yang kubuat lalu kukirim padamu dengan derai airmata.

Ya, sangat tidak gampang meluruskan kesalahpahaman yang sudah terlanjur semrawut. Tidak gampang mengungkapkan kejujuran sementara di hati ini ada begitu banyak kebencian. Tapi kamu?! Kamu dengan gampangnya menanggapi semua jerih payahku itu -- yang kutangisi berhari-hari dalam balutan kegelisahan -- dengan kata-kata seperti itu?! Apa kau tidak pernah berpikir, bagaimana dengan perasaanku saat kau akhirnya memutuskan untuk pergi, sementara masalah diantara kita saja belum selesai, bahkan hingga saat ini??? Kau lebih memilih menghilang dan menganggap semua yang pernah terjadi diantara kita sebagai ajang penghiburan semata. Iya, hiburan untuk kamu, tapi luka untuk aku!

Kamu benar-benar jahat!

Oh ya, asal kamu tahu pula, aku disini akan terus menunggu kamu. Menunggu klarifikasi dan juga permintaan maaf darimu. Tidak peduli mau bagaimanapun kondisi kita nanti. Aku butuh penjelasan! Bukannya malah menghilang tanpa alasan dan kepastian!

Popular Post!

Bawa Aku Pergi dari Sini

Aku Tidak Suka!

Untuk Apa???