Ternyata, Selama Dua Tahun Ini Aku Keliru!

Beeebbbb.....

Apa kabar??? Aku udah lama banget nggak curhat tentang kamu lewat blog ini, meski kamu masih sering mampir ke mimpi aku, buat ngobatin kerinduanku sama kamu. Iya, Beb, sampe detik inipun, rasa rindu aku ke kamu itu masih tetap sama, bahkan rasanya jauh lebih menyakitkan, karena kamu udah nggak ada lagi di dunia ini. Aku udah nggak bisa lagi ngodein kamu lewat story, udah nggak bisa lagi curi-curi intip aktivitasmu di media sosial. Sekarang, kalo aku rindu, aku cuma bisa mandangin fotomu yang ada di galeri, sambil mengingat-ingat kebersamaan kita dulu. Lalu kemudian berharap kamu sudi buat singgah ke mimpi-mimpiku. Dan kau tahu, Beb, tiap kali aku terbangun dari tidur sehabis mimpiin kamu, perasaanku selalu sama, kosong dan hampa. Ya, masih seberat itu rasa kehilanganku atas sosokmu. Meski sudah 4 tahun waktu berlalu. Meski aku sudah berusaha keras untuk jatuh cinta pada pria lain. Alam bawah sadarku, ternyata masih menginginkan kamu 😥💔

Bebbbb....

Kau tahu, kurang lebih dua tahun yang lalu, aku pernah nulis di blog ini, kalo aku udah nemuin kembaranmu. Seseorang yang secara fisik dan kepribadian nyaris sama denganmu. Nggak, Beb! Kembaranmu itu ternyata nggak pernah ada! Apa yang kurasakan pada waktu itu, hanyalah perasaan semu semata. Dia sama sekali tidak bisa dibilang kembaranmu, meski kemiripan-kemiripan itu nyata adanya. Dia .... jauh dari yang kuharapkan. Dia ... tak bisa memenuhi semua ekspektasiku.

Selama dua tahun ini, aku keliru.

Aku kecewa, Beb! Sangat-sangat kecewa 💔

Sampai detik ini, kembaranmu, penggantimu, tak pernah ada. Aku sama sekali belum bisa menemukannya, Beb. Aku udah berusaha keras untuk mencari, berusaha untuk kembali jatuh cinta pada setiap pria-pria baru yang datang. Tapi sayangnya, semua itu sia-sia. Rasa suka yang hadir secara menggebu-gebu itu, lenyap begitu cepat tanpa meninggalkan jejak, lalu berganti dengan rasa muak dan benci yang menyesakkan dada. 

Ya, sesulit itu bagiku untuk menggantikan sosokmu, Beb. Yang mana saking sulitnya, membuatku jadi mati rasa dan enggan untuk berurusan dengan pria-pria manapun lagi. Kau terlalu sempurna di mataku untuk digantikan dengan sosok yang baru.

Beb, seandainya kamu masih hidup, aku yakin kamu pasti sedang tertawa terbahak-bahak ngetawain kesialan aku. Karena aku tetap menjomlo diusiaku yang sekarang ini 💔😥 Sial banget yaa, Beb. Nasib jodohku bener-bener jelek. Udah sempet seneng karena ngerasa udah nemuin kembaranmu, ehhh ternyata itu semua cuma semu. Ekspektasiku yang ketinggian dihancurkan oleh realita yang menyedihkan.

Entah kapan sosok penggantimu itu akan benar-benar datang, karena terus terang aja sekarang ini aku udah sangat-sangat capek. Menaruh harapan pada wajah-wajah baru ternyata semelelahkan itu. Mau bagaimanapun aku mengubah kriteria, tetap saja, alam bawah sadarku masih menginginkan sosok pria yang seperti dirimu, Beb 💔

Beb... Aku harus gimana? 💔

Popular Post!

Bawa Aku Pergi dari Sini

Untuk Apa???

Ucapanmu masih kuingat