Sekali lagi aku mendengar deru pesawat di atas sana. Huuuhhh aku ingin pulang! Pulang ke Jakarta. Tapi kapan?? :( Tuhan....aku capek! Capek banget. Entah udah sepanas apa telinga ini & entah udah seremuk apa hati ini disini. Tapi sampe sekarang aku belum jg mendapatkan jawaban atas doa2ku itu. Entahlah, mau sampai kapan aku harus bertahan seperti ini. Satu hal yg perlu kutekankan, tak selamanya aku kuat. Ada kalanya suatu hari nanti aku akan terjatuh & hancur berkeping-keping. Ada masanya nanti aku akan menyerah pada keadaan. Karena aku cuma manusia biasa. Catet yaa, cuma manusia biasa! Aku bukan dewi ataupun malaikat bersayap putih yg nampak anggun & sempurna. Aku juga bisa melemah, terlebih jika aku terus-terusan "didesak" seperti ini. Jadi seseorang yg kuat itu susah loh. Harus kuat batin, kuat perasaan, kuat cacian, kuat hinaan, kuat dikritik, dan lain2 sebagainya. Intinya harus kuat segala hal. Bukan cuma "kuat di mulut" doang. Tuhan....ayoklah. ...
Teruntuk kau pria masa laluku, Kita tahu bahwa antara kita tak akan pernah berkembang ke arah yang lebih serius. Dan kita juga sudah sadar bahwa tak akan ada kata "happy ending" untuk hubungan yang pernah kita jalin di waktu dulu. Lantas, apa yang masih ingin kau pertahankan?? Padahal sudah jelas semesta telah menolak bahkan mungkin mengharamkan hubungan ini. Kita tak akan pernah bisa bersatu! Miris. Miris memang. Benar kata orang-orang, tidak baik memaksakan sesuatu yang memang pada dasarnya tidak bisa disatukan. Akan ada pihak-pihak yang tersakiti karena pemaksaan tersebut. Seperti kita contohnya. Harusnya dari dulu kita menyadari bahwa tak ada garis jodoh di antara kita. Semua petunjuk itu sudah jelas. Namun pada waktu itu kita masih memaksakan kehendak untuk tetap berpacaran. Dan lihat sekarang??? Apa kita bisa melangkah ke jenjang pernikahan??? Apa masih ada cara bagi kita untuk benar-benar bisa bersatu secara halal di mata Tuhan??? Tentu saja, jawabannya sama, suda...
Entah kenapa tiba2 teringat ucapan "seseorang" waktu lalu ditambah lagi wejangan om ku minggu kemarin yg isi ucapannya hampir sama: "Cewek itu bagusnya buka usaha aja daripada kerja kantoran. Kenapa? Karna kelak klo kamu menikah & punya anak, batin kamu itu pasti separuh ke anak. Coba kamu pikir aja deh, klo kamu jd pengusaha, kamu bebas buat mengatur waktu antara ngurus kerjaan,ngurus anak & ngurus suami. Tapiii klo kamu kerja kantoran, gak bs suka2 kamu, harus nurutin peraturan kantor. Seandainya nanti kamu udh punya anak yg msh bayi, masa iyaa kamu mau ninggalin dia & dititip ke orang lain demi ngantor?? Oke skrg kamu emg belum ngerasain, tp kelak suatu hari nanti kamu bakal ada diposisi itu" ---Dulu aku sempat berdebat sama si dia masalah ini. Aku yg gak mau karirku diatur2, membantah abis2an statementnya ini. Malah kita sampe bertengkar. Tp skrg aku baru tersadar, setelah aku banyak melihat kehidupan pernikahan orang2 diluar sana, ucapan si dia em...