Maju atau Mundur???

Berhenti di tengah2!

Yahh begitulah kira2 gambaran perjalanan diriku saat ini. Maju segan, mau mundur udah kejauhan. Gak ada alasan pasti bagiku untuk terus maju ataupun balik lagi ke belakang. Semuanya buram, samar, abu2!

Katakanlah aku harus terus maju, seperti kata orang2, hidup ini terus melangkah ke depan. Tapi, apa yg menjadi alasan bagiku untuk maju?? Gak ada! Pandanganku ke depan begitu samar. Tak ada yg bisa kulihat dengan jelas di depanku ada apa. Siapa yg tengah menungguku, siapa yg akan mengulurkan tangan padaku, kemana aku harus melangkah, dimana aku harus berlabuh, semuanya buram! Heii, dengan begini haruskah aku untuk tetap melangkah ke depan?? Meskipun dgn langkah yg tertatih-tatih. Ada yg bisa menjelaskan??

Oke, bagaimana jika aku mundur lagi ke belakang, setelah begitu jauhnya aku melangkah, apakah semuanya akan sia2?? Jangankan melangkah mundur, menoleh pun aku sakit. Meski terbersit rindu di hati ini akan masa lalu, sakit, sakit banget!

Kuakui, aku merindukan kisahku yg dulu. Kisah yg begitu manis, yg mungkin tak bisa terulang lagi sekarang. Aku merindukan dirinya. Iyaaa, dia yg pernah mengisi hari2ku bertahun2 lamanya. Dia yg pernah menjadi sosok tak tergantikan di hidupku, dia yg mengubah hidupku, dia yg teristimewa, dia yg....aaaakkhhh...begitu banyak cerita antara aku & dia yg tak bisa diungkapkan lewat kata2. Aku benar2 merindukannya. Seandainya boleh, ingin aku memeluknya. Menangis dipelukannya, menumpahkan segala kesedihan yg mengganjal di hati.

Tuhan...sedang apa dia sekarang?? Adakah dia merindukan aku, memikirkan aku?? Ingin sekali aku melihat wajahnya. Karna sudah begitu lama aku tidak menatapnya...

Tuhan...aku tahu rasaku ini salah. Amat2 salah. Tidak seharusnya aku seperti ini, merindukan seseorang yg harusnya berhasil kulupakan. Tidak seharusnya aku berbalik lagi ke belakang & berharap bisa memeluknya kembali. Langkahku udah teramat jauh jika aku harus memutar arah, pun pengorbanan yg kulakukan tidaklah sedikit. Tapi....aku rindu dia....

Tuhan....apa yg harus aku lakukan sekarang?? Aku benar2 tidak bisa melangkah maju, namun aku juga tidak sanggup untuk mundur ke belakang. Yg bisa kulakukan saat ini hanya berhenti ditengah2, sambil terus menoleh ke arahnya yg masih tertinggal di masalalu.  Sakit banget, Tuhan.... Sakiitttt..... Aku masih belum sanggup mengikhlaskan rasa rindu ini menguap begitu saja di udara. Gak, aku gak ikhlas! Aku gak ikhlas melakukannya! Aku merindukannya, Tuhan... Apa yg harus kulakukan???

Popular Post!

Bawa Aku Pergi dari Sini

Untuk Apa???

Ucapanmu masih kuingat