Tentang Pilihan Hidup
Jalan hidup gue salah!!!
Sekilas itulah gambaran hidup gue saat ini. Salah! Tidak benar! Kusut! Berantakan! Tapi yaa mau diapain lagi?? Tohh memang beginilah keadaannya sekarang. Gue nggak mungkin bisa untuk balik ke masa lalu. Udah terlambat! Benar-benar terlambat! Yang ada sekarang gue harus menikmati kehidupan baru yang udah gue ciptain dari sebongkah masa lalu gue.
Sakit sih. Sakit banget malah! Cuma apa boleh buat. Gue nggak bisa nolak, apalagi mau lari dari kenyataan. Itu mustahil! Gue nggak mau dianggap pecundang! Beraninya nyiptain masa lalu kelam, tapi gak mau nerima kehidupan baru seperti saat ini! Gue harus kuat! HARUS!!! Nggak boleh lemah! Nggak boleh sampe diremehin orang lain!
Dan kembali ke soal pilihan hidup. Pilihan apa yang gue punya saat ini?? Nggak ada! Hidup gue sekarang ini udah nggak ada pilihan apapun lagi! Satu-satunya pilihan hidup yang tersisa itu ialah "menikmati sakit dari masa lalu", "menikmati luka"! Awww...perih yaa?? Tapi nggak bagi gue! Buat gue sekarang luka itu adalah hal yang biasa. Gue udah biasa terluka, udah biasa tersakiti, udah biasa teraniaya. Gue udah kebal :')
Penonton!
Hmmm...posisi itu mungkin cukup pantas untuk gue saat ini. Menonton orang yang menyakiti gue, menganiaya gue, menertawakan penderitaan gue! Tanpa bisa berbuat apapun selain menangis! Yupp nangis! Hanya cara itulah yang bisa gue lakuin sebagai bentuk luapan emosi gue - tentunya tanpa sepengetahuan mereka *teman-temanku*. Mereka selama ini menganggap gue perempuan yang kuat! Perempuan tangguh, yang nggak cengeng, yang selalu ceria di setiap suasana, bahkan sanggup ngadepin apapun! Heii....padahal gue nggak sekuat itu loh! Gue rapuh! Rapuh banget malah! Emang dasar guenya aja yang nggak mau mendramatisir kehidupan gue di muka umum! Gue bukan drama queen, layaknya perempuan-perempuan lemah itu yang gemar mencari perhatian di saat sedang tertimpa masalah! Gue hanya memainkan drama di saat gue benar- benar sendirian, di tempat yang gelap (re: kamar gue), dan tentunya berteman dengan airmata.
Biarin aja deh! Biarin aja gue kayak gini. Memainkan drama rahasia yang gak satu orangpun yang tahu. Hidup terombang-ambing di antara pilihan hidup yang menyesatkan. Menikmati sakit. Menatap perih pilihan indah yang sebenarnya nggak bisa gue pilih. Padahal gue pingin banget loh hidup dengan banyak pilihan. Tapi apa daya! Inilah jalan hidup gue sekarang. Seperti kata pepatah : "hidup itu pilihan". Dan inilah pilihan hidup gue. Hidup yang hancur, hidup yang tersakiti, hidup yang teraniaya, dan hidup yang penuh luka!
Oke deh, selamat menikmati yaa, Mia :') yakin kamu pasti kuat! Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Percayalah, suatu saat nanti keajaiban akan muncul dengan membawa sebongkah kebahagiaan *yang entah kapan itu semua akan terwujud* :) Spirit! Semangat! Cayooo!
Biarin aja deh! Biarin aja gue kayak gini. Memainkan drama rahasia yang gak satu orangpun yang tahu. Hidup terombang-ambing di antara pilihan hidup yang menyesatkan. Menikmati sakit. Menatap perih pilihan indah yang sebenarnya nggak bisa gue pilih. Padahal gue pingin banget loh hidup dengan banyak pilihan. Tapi apa daya! Inilah jalan hidup gue sekarang. Seperti kata pepatah : "hidup itu pilihan". Dan inilah pilihan hidup gue. Hidup yang hancur, hidup yang tersakiti, hidup yang teraniaya, dan hidup yang penuh luka!
Oke deh, selamat menikmati yaa, Mia :') yakin kamu pasti kuat! Segala sesuatu pasti ada hikmahnya. Percayalah, suatu saat nanti keajaiban akan muncul dengan membawa sebongkah kebahagiaan *yang entah kapan itu semua akan terwujud* :) Spirit! Semangat! Cayooo!